PSSI oooo…PSSI…

Membaca berita hari ini tentang Denny Tarkas yang ” cuma ” mendapat sanksi 4 bulan dari PSSI. Ada apa PSSI, apakah komdis tidak bisa bekerja dengan baik sehingga hanya memberlakukan skorsing selama 4 bulan. Sorry, saya bukan anti sama Denny Tarkas, saya hanya ingin melihat yg salah di hukum, agar kejadian tersebut tidak berulang kembali.

Denny Tarkas, seorang pesakitan. Mau maen bola apa jadi preman, nggak pantas rasanya pemain bola seperti itu. Menurut saya, Denny Tarkas harus dihukum lebih berat. Tapi ya apa boleh buat, komdis sudah memutuskan hal tersebut. Cuma apakah Denny Tarkas akan mengulangi perbuatannya, nggak ada yg tahu ?

KOMDIS sekali lagi, tak tahu harus melakukan apa. Kapan majunya sepak bola nasional jika pengurusnya tidak tahu apa yang dilakukan, yg lebih pahit adalah pengurus PSSI tidak mencintai sepak bola itu sendiri. Tidak tahu cara menendang bola, terlebih cara memasukan bola ke dalam gawang.

Kampanye PSSI ” Indonesia mau jadi tuan rumah Piala Dunia “…mimpi kali….ngurus PSSI aja nggak bisa, mau jadi tuan rumah piala dunia. Mana prestasi mu PSSI, tunjukan dulu prestasi baru melakukan kampanye tuan rumah. Belajar dong dari Jepang sama Korea, yang bisa bersaing dengan negara Eropa dan Amerika. Jangan bilang kalo kita kalah pisik, semangat aja kalah apalagi stamina. Skill lagi….mendingan ganti channel dah.

Sorry yaa PSSI, bukannya saya anti sama PSSI, justru saya cinta sama PSSI. Karena cinta makanya saya nulis seperti ini, kapan bisa melihat Tim Nasional dan bendera Merah Putih berkibar di pentas piala dunia. Apakah saya harus bermimpi, Piala Asia aja Tim Nasional cuma jadi anak bawang. Sekali lagi mana prestasi mu PSSI.

Semoga suatu saat PSSI bisa dipimpin orang – orang yang cinta sepak bola, seperti Platini yang memimpin UEFA. Yang ingin sepak bola bisa dinikmati semua kalangan, yang tahu seni dan manajemen sepak bola. Semoga malam ini saya bisa bermimpi, melihat pemain sepak bola asal Indonesia bermain di klub – klub Eropa. Ya…semoga….tidur dulu dah….

Leave a Reply